Detail ULTRAPURE WATER PURIFIER (WATER TAP SOURCE) B-ONE
Aksesoris Laboratorium
Pemurni Air Ultramurni (Sumber Air Keran) adalah instrumen laboratorium yang dirancang untuk menghasilkan air ultramurni (air Tipe I) langsung dari air keran. Pemurni ini penting untuk aplikasi yang membutuhkan air dengan kemurnian tertinggi, seperti biologi molekuler, kultur sel, kromatografi cair kinerja tinggi (HPLC), dan proses analitis serta penelitian lainnya. Sistem ini menggunakan kombinasi teknologi pemurnian canggih untuk menghilangkan kotoran, termasuk ion, senyawa organik, partikulat, mikroorganisme, dan gas.
Fitur Utama
1. Pemurnian Multi-Tahap: Sistem ini biasanya menggunakan beberapa tahap pemurnian, seperti pra-filtrasi, reverse osmosis (RO), deionisasi, filtrasi karbon aktif, dan perawatan ultraviolet (UV), diikuti oleh ultrafiltrasi (UF).
2. Kualitas Air Tinggi: Menghasilkan air ultramurni dengan resistivitas yang biasanya mencapai 18,2 MΩ·cm pada suhu 25°C dan kadar karbon organik total (TOC) yang sangat rendah, memastikan kesesuaian untuk aplikasi yang paling menuntut. 3. Antarmuka yang Mudah Digunakan: Panel kontrol digital atau layar sentuh untuk memudahkan pemantauan dan pengelolaan proses pemurnian air, termasuk kualitas air, laju aliran, dan status sistem.
4. Pemantauan Berkelanjutan: Sensor internal terus memantau parameter kualitas air seperti resistivitas, TOC, dan laju aliran, memberi tahu pengguna jika kualitas air turun di bawah tingkat yang dapat diterima.
5. Desain Kompak dan Hemat Ruang: Dirancang agar mudah dipasang di meja laboratorium, di bawah wastafel, atau di dekat keran air untuk akses yang mudah.
6. Fitur Perawatan Mandiri: Banyak sistem memiliki siklus pembersihan otomatis dan peringatan untuk penggantian filter atau kartrid guna memastikan kinerja yang konsisten.
Prinsip Kerja
Sistem pemurnian air ultramurni biasanya mengikuti proses multi-langkah ini:
1. Pra-Filtrasi: Menghilangkan partikel besar, sedimen, dan klorin dari air keran untuk melindungi komponen pemurnian hilir.
2. Reverse Osmosis (RO): Mengurangi sebagian besar ion, senyawa organik, dan molekul yang lebih besar, menghasilkan air deionisasi (Tipe II). 3. Deionisasi (DI): Lebih lanjut menghilangkan ion sisa menggunakan resin penukar ion, sehingga air mendekati kualitas Tipe I.
4. Karbon Aktif: Menyerap kontaminan organik dan senyawa organik volatil (VOC) yang dapat mengganggu eksperimen sensitif.
5. Perawatan UV: Lampu UV pada panjang gelombang tertentu (biasanya 185 dan 254 nm) mendegradasi senyawa organik dan membunuh mikroorganisme.
6. Ultrafiltrasi (UF): Menghilangkan bakteri, endotoksin, dan partikel yang tersisa, memastikan kualitas air ultramurni yang cocok untuk biologi molekuler dan aplikasi penting lainnya.
7. Pemolesan Akhir: Beberapa sistem menggunakan kartrid tambahan untuk mencapai tingkat kemurnian tertinggi yang diperlukan untuk tugas-tugas khusus.
Tampilkan Lebih Banyak